M
Mr Sugiarto
Developer
19 Aug 2026 2 min read

Selama development, tiap kali kita mengubah kode program kita harus stop lalu jalankan ulang go run . secara manual. Di part ini kita akan pasang Air, live-reload tool untuk aplikasi Go, supaya server otomatis restart setiap ada perubahan kode.

Apa itu Air

Air adalah live-reload command line utility untuk aplikasi Go. Mirip seperti nodemon di dunia Node.js — Air akan memantau perubahan file, lalu otomatis build ulang dan restart aplikasi kita.

Instalasi Air

Install Air secara global dengan perintah berikut:

go install github.com/air-verse/air@latest

Pastikan direktori $GOPATH/bin sudah masuk ke PATH supaya command air bisa dipanggil langsung dari terminal. Cek instalasinya dengan:

air -v

Konfigurasi Air

Air butuh file konfigurasi .air.toml di root project. Kita bisa generate otomatis dengan:

air init

Berikut isi .air.toml yang dipakai di project Goravel kita:

root = "."
tmp_dir = "storage/temp"

[build]
  bin = "./storage/temp/main.exe"
  cmd = "go build -o ./storage/temp/main.exe ."
  delay = 1000
  exclude_dir = ["storage", "database"]
  exclude_file = []
  exclude_regex = []
  exclude_unchanged = false
  follow_symlink = false
  full_bin = ""
  include_dir = []
  include_ext = ["go", "tpl", "tmpl", "html"]
  kill_delay = "0s"
  log = "build-errors.log"
  send_interrupt = false
  stop_on_error = true

[color]
  app = ""
  build = "yellow"
  main = "magenta"
  runner = "green"
  watcher = "cyan"

[log]
  time = false

[misc]
  clean_on_exit = false

Beberapa bagian penting dari konfigurasi di atas:

  • tmp_dir — folder untuk menyimpan binary hasil build sementara (storage/temp)
  • cmd — perintah build yang dijalankan Air setiap ada perubahan
  • exclude_dir — folder yang tidak perlu dipantau perubahannya (storage, database) supaya Air tidak rebuild terus-terusan saat ada file log atau migration baru
  • include_ext — ekstensi file yang dipantau, dalam kasus kita cukup file .go

Menjalankan Air

Setelah konfigurasi siap, jalankan project menggunakan:

air

Sekarang setiap kali kita menyimpan perubahan pada file .go, Air otomatis mendeteksi perubahan tersebut, build ulang project, lalu restart server — tanpa kita perlu stop dan go run . manual lagi. Ini akan sangat membantu kecepatan development di part-part selanjutnya.

Video Tutorial

Tutorial dalam bentuk video dapat di akses di channel Youtube IndoKoding: https://www.youtube.com/watch?v=IvzQtXjAlss

M
Mr Sugiarto

Developer

Bagian dari Series: Seri Tutorial Belajar Framework Goravel Rest API untuk Pemula

Overview Seri ini membahas cara membangun REST API menggunakan Goravel, framework web berbasis Golang yang terinspirasi dari Laravel. Materi mencakup...

Lihat Series Lengkap